Penyebab Kenapa Rambut Anda Rontok

penyebab rambut rontok
Rambut adalah anugerah Tuhan yang sangat tak ternilai harganya. Kerontokan rambut adalah hal yang mengkhawatirkan, apalagi jika hal ini terjadi pada kaum muda, khususnya wanita. Oleh karena itu, sebelum hal ini berlanjut pada kebotakan, anda harus tahu penyebab rambut rontok.

Ada yang berpendapat, jika masalah kerontokan rambut terjadi pada pria, mereka bisa memilih untuk membotakkan kepala, namun pada hakekatnya tidak semua orang sesuai dengan gaya ini.

Bahkan ada penelitian menunjukkan pria botak memiliki peluang lebih rendah untuk diterima bekerja dibandingkan yang memiliki rambut.

Berdasarkan laporan Asosiasi Dermatologi Amerika, jenis masalah kerontokan rambut paling sering dialami adalah alopecia androgenetik yang terjadi pada 30 persen pria berusia 30 tahun, 50 persen pria pada usia 50 tahun dan 50 persen wanita menjelang usia 60 tahun.

Meskipun faktor genetik dipercaya memainkan peran utama dalam perkembangan alopecia androgenetik, gaya hidup dan faktor eksternal penyebab rambut rontok lain mungkin turut menjadi faktor penyebab masalah ini.

Kini telah ada tes genetik yang dapat memastikan penyebab sebenarnya seseorang itu mengalami masalah kerontokan rambut. Ini dapat menghilangkan beban psikologis dan keuangan dalam mencari cara perawatan rambut rontok yang benar untuk menghindari masalah kerontokan dan penipisan rambut.

Tes genetik ini mudah dan tidak menyakitkan tetapi pengambilan sampel jaringan pipi harus dilakukan dalam lingkungan terkendali oleh pakar trikologi yang diakui.

Sampel ini akan dikirim ke laboratorium di Amerika Serikat untuk analisis genetik dan hasilnya dapat diketahui dalam dua minggu.

Menurut Ketua Trikologi Svenson Asia dan Wakil Presiden Asosiasi Trikologi Asia, Teo Kim Teik, pada masa kini diagnosis keguguran rambut hanya berdasarkan pengamatan terhadap proses kehilangan rambut.

Meskipun seseorang profesional rambut dapat mendeteksi tanda awal keguguran rambut, tes genetik memberikan diagnosis tepat sebelum tanda awal terlihat.

Sebenarnya seseorang kehilangan sekitar 50 persen rambutnya saat tanda kerontokan rambut mulai terlihat.

Tes genetik untuk kerontokan rambut yang dikenal sebagai tes litmus dapat mengidentifikasi secara tepat mereka yang bakal mengalami alopecia androgenetik atau biasanya disebut kerontokan rambut akibat keturunan, sebelum tanda keguguran rambut terdeteksi.

Tes ini dapat menentukan fitur awal genetik terhadap kerontokan rambut di kalangan pria dan wanita berusia 18 tahun ke atas.

Diagnosis genetik yang tepat akan memudahkan anggota trikologi terlatih menyusun program perawatan pencegahan, katanya pada peluncuran tes genetik Svenson dengan kerjasama HairDX, perusahaan FarmaGenomik di Amerika Serikat yang ahli dalam analisis genetik dan terapi rambut.

Ini karena perawatan kerontokan rambut berpeluang lebih cerah untuk berhasil seandainya masalah terdeteksi dan diobati pada tahap awal untuk mencegah proses trikologi yang mengakibatkan rambut rontok.

Oleh sebab itu, kalau anda sangat menyayangi rambut anda, maka saya menyarankan anda untuk membaca artikel ini: . Jangan lupa juga untuk membaca tips kesehatan lainnya dari Kait Kata yaitu:
Cara Menghilangkan Komedo
Tips dan petunjuk untuk menghilangkan komedo

If you enjoyed this article, sign up for free updates.

author picture

About Author

I'am Yuwira Nicolas, a part-time blogger and template designer from Indonesia who is the founder And Author of Kait Kata. I love create Blogger Themes, write about blog design, And Blogspot tweaks. You can subscribe me on G+ @ Yuwira Nicolas .